Aptitude Plus adalah judul sebuah buku yang saya beli di Gramedia beberapa hari yang lalu. Merupakan salah satu buku psikologi-pengembangan diri. Saya memang menyukai jenis-jenis buku seperti ini terutama untuk menambah motivasi diri. Buku bersampul merah dengan tebal 130an halaman ini termasuk salah satu buku yang bisa membuat saya betah membaca. Selesai saya baca dalam waktu 2 malam. Rekor yang cukup bagus karena biasanya saya tidak pernah betah membaca buku, tidak bernah beranjak dari bab satu, terutama buku-buku yang membuat saya tidak tertarik sekalipun buku itu termasuk dalam jajaran best seller.
Buku ini berisi kisah nyata, tentang seorang anak bernama Tony, yang telah kehilangan kakinya sejak berusia 9 tahun. Terserempet kereta api membuat ia harus rela kedua kakinya diamputasi. Sebuah pukulan yang berat bagi keluarga Tony. Namun tidak demikian dengan Tony. Dia tetap bisa ngglidhig sekalipun dia tidak punya kaki lagi. Tidak punya kaki tidak membuatnya putus asa. Tony tidak suka memakai kaki palsu dan lebih suka ngesot sehingga celananya mudah sekali rusak. Dia masih bisa manjat pohon dan bermain-main bersama teman-temannya.
Tony menyukai olaharaga. Dia sangat bersemangat dalam bidang ini. Berbagai olahraga dia tekuni. Renang, lempar lembing, tae kwon do, basket dan bahkan balap mobil. Karena keuletan dan kerja kerasnya, dia mengikuti dan memenangkan berbagai perlombaan internasional. Salah satunya olimpiade olahraga untuk orang cacat yang diselenggarakan di Jepang. Wuiih..hebat..Dengan keterbatasan fisik yang ada padanya, Tony tetap mampu berprestasi gemilang, prestasi yang benar-benar diraih dengan kerja keras dan pengorbanan. Bukan cuma prestasi olahraga, Tony juga mampu menunjukkan keahliannya dalam pembuatan papan iklan. Sebuah profesi yang dia tekuni walaupun pada awalnya pernah diremehkan oleh pemilik perusahaan tempat dia bekerja. Dengan semangat dan kerja keras, akhirnya Tony bisa membuktikan bahwa dia mampu melakukan pekerjaannya dengan baik, bahkan sangat baik, melebihi orang-orang yang bertubuh normal.
Kisah hidup Tony benar-benar inspiring. Lesson learnt dari kisah Tony ini diantaranya adalah
Tetapkan tujuan, berusaha keraslah untuk mencapainya, tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih.
Jika kesempatan tidak menghampiri kita, kita lah yang harus menciptakan kesempatan itu.
mari berjuang bersama2 teman :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar